Kasus Sweeping Di Solo memang berdampak panjang pasalnya jumlah tersangka terus bertambah, nah dari tersangka yang dijaring polisi akibat tindakan pengerusakan ini adalah seorang awak media Internal yang bertugas mendokumentasikan hal itu, nah lho, inilah yang perlu ditakuti karena dokumentasi pasti adalah hasil tangkapan yang hanya memperlihatkan kesalahan saja, alias tidak fair dan adil tanpa memberitakan prosesnya yang ternyata adalah kejam dan bengis serta brutal, untung saja polisi bisa membongkar semua dan menangkap para pelaku, siapakah pelaku yang bertugas juga sebagai jurnalis media PANJIMAS.COm ini... media pembasmi " KEBATHILAN" !!
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto mengatakan, salah satu pelaku perusakan dan penganiayaan di tempat hiburan malam Social Kitchen di Surakarta mengelola tabloid internal.
Pelaku itu bernama Ranu Muda Adi Nugroho, yang ditangkap pada Kamis (22/12/2016) dini hari.
Saat melakukan aksi bersama ormas Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS), ia bertugas sebagai orang yang mendokumentasikan kegiatan.
"Dia mendokumentasikan semua aksi rekannya untuk dimasukkan ke tabloid Panji Mas miliknya yang beredar di kalangan sendiri," ujar Rikwanto, melalui keterangan tertulis, Jumat (23/12/2016).
[ads-post]
Ranu terlibat sebagai tim propaganda dari kelompok tersebut.
Bahkan, ia juga ikut dalam perencanaan perusakan di Social Kitchen pada Selasa (20/12/2016).
Dari lokasi penangkapan Ranu, ditemukan kamera digital merek Canon, pakaian serba hitam yang digunakan saat sweeping, tas ransel, laptop, dan telepon tenggam.
Dari sekitar 50 pelaku perusakan dan penganiayaan, baru delapan yang berhasil ditangkap polisi.
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono meminta pelaku sweeping restoran Social Kitchen menyerahkan diri secepatnya.
Sebagian pelaku yang tergabung dalam organisasi massa LUIS itu sudah diamankan di Mapolda Jawa Tengah. Kapolda juga melarang keras kepada siapapun untuk melakukan aksi sweeping.
Polisi akan melakukan tindakan tegas dan menangkap para pelaku sweeping.
Kelompok tersebut datang ke Social Kitchen mengendarai sepeda motor dan langsung masuk, lalu melakukan perusakan barang dan memukuli sejumlah pengunjung restoran.
Beberapa pengunjung restoran bahkan sempat dibawa ke rumah sakit.
Namun, pihak LUIS membantah terlibat perusakan barang dan penganiayaan.
Endro Sudarsono sebelumnya mengaku datang dengan sejumlah anggota LUIS mengendarai mobil untuk memberikan surat permintaan audiensi dengan manajemen restoran.
Menurut dia, restoran tersebut menjual minuman keras dan melanggar jam buka restoran yang telah ditentukan.
"Ketika kami sedang berada, puluhan orang tak dikenal mengenakan jubah dan helm tertutup tiba-tiba masuk ke dalam restoran melakukan perusakan dan pemukulan. Kami lalu keluar dari restoran. Kami tidak tahu siapa mereka itu karena mukanya tertutup," kata Endro.[kmp]
Nah dari berbagai Postingan Inilah Dia Sosok Sang Jurnalis
Terkait Dengan SWEEPING SOLO


0 comments